OSTEOARTHRITIS (OA) DAN RHEUMATOID ARTHRITIS (RA)

A. OSTEOARTHRITIS
Osteoartritis adalah penyakit reumatik yang ditandai oleh kerusakan rawan sendi yang membungkus ujung tulang yang saling bertemu membentuk persendian. Penyebabnya adalah kerusakan tulang rawan pada sendi yang berfungsi sebagai bantalan, akan mengakibatkan peradangan pada selaput sendi.
Bagian persendian yang paling sering terkena OA
• Persendian yang menyangga berat tubuh adalah yang paling sering terkena OA, misalnya sendi punggun dan sendi lutut.
• Osteoartritis pada tangan, lebih sering mengenai wanita, ada kecenderungan dimana anggota keluarga yang lain juga menderita OA, serta lebih banyak melibatkan sendi jari paling ujung. Sering terlihat adanya tonjolan – tonjolan yang dikenal dengan Nodus Heberden.
• Pada laki-laki dan wanita seringkali dijumpai OA pada sendi jempol tangan. Sendi tulang belakang terutama pada pinggang juga dapat terkena OA dan keadaan ini disebut Spondilosis atau Spondilitis.
• Sendi lainnya seperti sendi pergelangan kaki, sendi jari kaki, sendi bahu, juga tidak terlepas dari serangan penyakit OA ini walaupun kekerapannya lebih rendah.

Tanda dan gejala yang sering muncul pada OA
Gejala yang sering muncul pada pasien OA, kadang tidak sama dengan tingkat kerusakan sendi atau gambaran radiologinya (rongent). Terkadang gambaran rontgentnya tampak baik tetapi keluhan yang dirasakan oleh pasien berat. Nyeri dan kaku pada sendi merupakan keluhan yang sering muncul pada pasien. Pada sekelompok pasien, gejala yang muncul ringan tetapi gambaran rontgentnya tampak berat. Pada kelompok pasien lainnya, muncul nyeri hebat yang disertai dengan adanya pembengkakan atau sendi terisi cairan tetapi gambaran rontgentnya sangat ringan.
• Kelemahan otot paha dan tungkai dapat terjadi dan memberikan rasa tidak nyaman pada sendi, serta menyebabkan sendi menjadi tidak stabil.
• Osteoartritis pada sendi ibu jari akan mengganggu pada saat seseorang menggenggam atau memegang barang seperti cangkir.
• Pada sendi lutut, nyeri dapat dirasakan saat berdiri, berjalan, serta memerlukan sedikit waktu untuk mengendurkan kekakuan apabila telah duduk atau berdiri lama.
• Sedangkan pada OA yang menyerang sendi leher atau pinggang, nyeri akan dirasakan sebagai nyeri leher atau pinggang dan tidak jarang disertai dengan penjalaran nyeri ke lengan (OA leher) atau tungkai (OA pinggang).

B. RHEMATOID ARTHRITIS
Rheumatoid Arthritis (RA) merupakan penyakit autoimun (penyakit yang terjadi pada saat tubuh diserang oleh sistem kekebalan tubuhnya sendiri) yang mengakibatkan terjadinya peradangan pada sendi dalam waktu yang lama. Penyakit ini menyerang persendian yang ditandai dengan radang pada membran sinovial dan struktur-struktur sendi serta atrofi otot dan penipisan tulang. Pada umumnya penyakit ini menyerang sendi – sendi pada bagian jari, pergelangan tangan, bahu, lutut, dan kaki. Pada penderita dengan stadium lanjut akan membuat si penderita tidak dapat melakukan aktivitas sehari – hari dan kualitas hidupnya menurun.
Tanda dan gejala yang sering muncul pada RA:
Pada umumnya, RA ditandai dengan munculnya beberapa gejala yaitu:
• Kekakuan sendi di pagi hari yang berlangsung selama sekitar satu jam. (Berbeda dengan kekakuan dari osteoartritis yang biasanya menghilang dalam setengah jam.)
• Pembengkakan dan nyeri sendi. Sendi yang mengalami pembengkakan dan nyeri biasanya terasa hangat dan lembek bila disentuh. Rasa sakit biasanya terjadi pada kedua sendi di sisi kanan dan kiri (simetris).
• Nodul (benjolan). Pada sekitar 20% pasien rematik, peradangan pembuluh darah kecil dapat menyebabkan nodul atau benjolan di bawah kulit yang berukuran sebesar kacang hijau atau sedikit lebih besar dan seringkali terletak di dekat persendian.
• Penumpukan cairan. Cairan dapat terakumulasi terutama di pergelangan kaki. Dalam beberapa kasus, kantung sendi belakang lutut mengakumulasi cairan dan membentuk apa yang dikenal sebagai kista Baker. Kista ini terasa seperti tumor dan kadang-kadang memanjang ke bawah ke bagian belakang betis dan menyebabkan rasa sakit.
• Gejala mirip flu seperti kelelahan, penurunan berat badan, dan demam dapat menyertai awal penyakit rematik. Beberapa orang merasakannya seperti gejala pilek atau flu.
• Pada pemeriksaan Rheumatoid factor (RF), terdapat hasil yang abnormal.

Penyebab rematik sampai saat ini belum diketahui, namun diduga dipicu oleh kombinasi berbagai faktor, termasuk kerentanan genetik, infeksi virus atau perubahan hormon. Perempuan lebih mungkin terkena penyakit rematik dibandingkan laki-laki. Tetapi pada wanita yang sudah terkena rematik, kehamilan dan menyusui dapat memperburuk kondisinya.

Pemeriksaan diagnostik
Rheumatoid Factor (RF) merupakan antibodi yang sering digunakan dalam diagnosis RA dan sekitar 75% individu yang mengalami RA juga memiliki nilai RF yang positif. Kelemahan RF antara lain karena nilai RF positif juga terdapat pada kondisi penyakit autoimun lainnya, infeksi kronik, dan bahkan terdapat pada 3 – 5% populasi sehat (terutama individu usia lanjut). Anti-cyclic citrullinated antibody (anti-CCP antibodi) merupakan penanda baru yang berguna dalam diagnosis RA. Walaupun memiliki keterbatasan, RF tetap banyak digunakan sebagai penanda RA dan penggunaan RF bersama-sama anti-CCP antibodi sangat berguna dalam diagnosis RA.

Dampak penyakit Rheumatoid Arthritis
Penyakit ini sebaiknya tidak dibiarkan. Karena apabila, dibiarkan dapat merusak sendi yang menimbulkan nyeri hebat dan akan mengganggu aktivitas sehari – hari. Jika dibiarkan tentu saja bisa mempengaruhi kondisi psikologis. Perasaan stress dan depresi dapat muncul, pada akhirnya dapat mempengaruhi kualitas hidup.
Pengobatan pada penderita Rheumatoid Arthritis
Saat ini belum ada obat yang dapat menyembuhkan rematik. Tetapi, dengan ilmu pengobatan yang telah maju pesat dalam 20 tahun terakhir ini dapat menemukan obat – obatan baru yang sangat membantu untuk membatasi kerusakan sendi dan mengelola gejalanya. Dengan perawatan yang tepat, banyak penderita rematik dapat kembali menjalani kehidupan yang normal dan aktif.

Maka dari itu, kami akan mengadakan seminar untuk awam, yang akan dilaksanakan pada :
Hari/tanggal : Sabtu / 8 Maret 2014
Jam : 08.30 – selesai
Tampat : Klinik Caritas, Jl. Pakuningratan 19 Yogyakarta
Telp. : 512033

Harap mendaftar dulu untuk penyediaan sarana. Terima kasih

NYERI LUTUT DAN OA

Lutut atau sendi lutut merupakan bagian tubuh yang sangat penting untuk menunjang aktivitas badan karena disendi lutut tersebut merupakan tumpuan dari berat badan saat kita beraktivitas,bisa dibayangkan kalau bagian tersebut mengalami gangguan penyakit, tentu saja akan membuat aktivitas kita terbatas belum lagi rasa nyeri yang mengganggu, saat itu terjadi masyrakat biasanya berfikir ini hanya nyeri biasa dan bila tidak hilang rasa nyerinya masyarakat kebanyakan hanya akan mengkonsumsi obat-obatan yang ternyata hanya berguna sebagai pengurang nyeri saja atauapun pengobatan yang sebenarnya tidak menghentikan proses penyakitnya karena kurangnya pengetahuan oleh masyarakat.
Kenalkah anda dengan salah satu penyakit rematik yang disebut dengan Osteoarthritis atau lebih dikenal dengan OA.
Osteoarthritis atau OA adalah penyakit sendi yang ditandai dengan adanya pengapuran. Penyakit ini menyerang tulang rawan sendi sehingga menjadi berkurang bahkan menipis dan membentuk retakan retakan pada permukaan sendi dan rongga kecil akan terbentuk dibawah sum-sum dari tulang dibawah tulang rawan tersebut sehingga tulang menjadi rapuh. belumlagi proses peradangannya yang mampu menyebabkan sendi itu menjadi bengkak kemerahan dan sakit untuk berjalan untuk diketahui normal cairan sendi itu berkisar 2-3 cc bila terjadi peradangan cairan sendi bisa mencapai bahkan sampai 60 cc.

Pengobatan saat ini lebih sering kita dengar dengan istilah Atrhoscopy dimana tindakan ini berfungsi untuk membersihkan kotoran atau debri yang dihasilkan oleh proses pengapuran,namun tindakan ini selain dengan biaya yang mahal juga tidak menjamin pengapuran hilang karena proses peradangan masih terjadi bisa jadi kotoran atau debri masih akan timbul lagi

Yang kedua adalah tindakan operasi Total Knee Arthroplasty tindakan operasi dimana tindakan ini bertujuan mengganti tulang rawan ataupun tempurung dengan tempurung implant namun tindakan ini membutuhkan biaya yang sangat besar berkisar 120 jutaan (tergantung lokasi dan rumah sakitnya) bahkan lebih dikarenakan perawatan pasca operasi dan perawatan setelah operasi dan itu hanya satu lutut saja tentu harga yang terbilang mahal dan dokter pun tidak berani menjamin 100% keberhasilannya.

pengobatan yang tepat sebenarnya adalah pengobatan yang tentu saja mampu menekan rasa nyeri dan menghentikan proses peradangan dan memanage agar tidak kearah yang lebih parah.
Bila anda tertarik untuk mengetahui pengobatan apa yang tepat untuk penyakit OA ini maka hadirilah seminar yang akan diadakan pada

Hari : Sabtu 22 Februari 2014
Pukul : 08.30-slsai
Tempat : Klinik Caritas Jl.Pakuningratan no 19
Phone : 0274-512033 (Harap mendaftar terlebih dahulu )
Nb : Seminar ini GRATIS tidak dipungut biaya

PEMASANGAN STENT BUKANLAH SOLUSI SATU-SATUNYA UNTUK PENYAKIT JANTUNG KORENER ANDA

PTCA (Percutaneous Transluminal Coronary Angioplasty ) dengan pemasangan stent atau yang dikenal dengan istilah cincin,tindakan operatif ini adalah yang sering dilakukan pada pasien pasien yang mengalami nyeri jantung dimana reaksi itu muncul dikarenakan pembuluh darah jantung yang tersumbat sehingga jantung kekurangan oksigen.
Rasa sakit pada dada akibat PJK dalam kedokteran sering disebut dengan angina pectoris .sumbatan pada pembuluh darah koroner harus segera disingkikan dalam waktu 4 jam setelah kejadian sebab setelah empat jam tersumbat jaringan otot jantung akan rusak
Biasanya hal yang sering dilakukan oleh dokter adalah dengan dilakukannya pemasanga stent dimana tindakan tersebut menggunakan selang pipa kecil yang dimasukkan lewat pembuluh darah arteri dipaha atau lengan atau dengan istilah kateter setelah letak sumbatan dideteksi biasanya akan segera dilakukan pemasangan stent.
Tapi perlu diketahui tindakan ini juga sangat beresiko dan dengan biaya yang relative mahal ternyata procedure ini ternyata hanya mengurangi rasa sakit saja dan hanya mengobati titik tertentu pada bagian pembuluh darah yang sempit padahal pada PJK biasanya sepanjang pembuluh darah koroner terkena arterosklerosis dan tidak hanya di satu titik saja
Guru besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Sjukri Karim dan Frans Santosa keduanya ahli jantung dan pembuluh darah baru baru ini mengatakan pemasangan stent yang marak dilakukan dokter dokter di Indonesia membutuhkan biaya yang tidak sedikit untuk satu stent harus mengeluarkan dana sekitar 27 juta rupiah itupun belum termasuk biaya operasi dan hanya satu stent padahal sering kali stent harus dipasang di 3-4 tempat sehingga biaya yang dikeluarkan mencapai ratusan juta rupiah tentu saja harga yang cukup menguras kantong dengan jaminan yang kurang bahwa sumbatan tidak terjadi lagi .
Pengobatan yang lebih optimal adalah memperbaiki peredaran darah dan menghilangkan sumbatan di pembuluh darah baru baru ini ada pengobatan baru yang disebut dengan Khelasi pengobatan ini merupakan terapi pengobatan yang pemberiannya diberikan lewat infuse selama 3 jam kandungan dalam khelasi adalah tediri dari asam amino sintetic khusus, EDTA yang dibentuk dari protein makanan ,(Ethylene diamine tetra –acetic acid ).Mineral dan vitamin yang diberikan secara serial dan bertahap dapat mengurangi plak di pembuluh darah dan timbunan mineral yang berbahaya dikeluarkan melalui ginjal (air seni).Terapi Khelasi juga mengandung mineral-mineral dan vitamin-vitamin yang sangat berguna bagi tubuh karena berfungsi sebagai antioksidan dan memperbaiki sirkulasi pembuluh darah mencegah terjadinya pengerasan dinding pembuluh darah.
Bagi anda yang mempunyai kadar kolestrol tingi ditambah dengan tekanan darah yang tinggi ternyata terapi Khelasi ini mampu untuk mencegah terjadinya stroke dan penyakit jantung koroner bukankah mencegah lebih baik dari pada mengobati.
Dan bagi anda yang sudah melakukan pemasangan stent terapi khelasi ini mampu mencegah timbulnya sumbatan baru karena dengan pemasangan stent saja itu tidak menjamin sumbatan tidak akan timbul lagi
Untuk keterangan lebih lanjut anda dapat menghubungi klinik caritas jl pakuningratan phone 0274-512033

OSTEOPOROSIS,RHEUMATOID ARTHRITIS OSTEOARTHRITIS

Dengan meningkatnya usia harapan hidup kasus-kasus fraktur pada usia lanjut akibat Osteoporosis juga meningkat ,hal ini belum banyak disadari oleh masyarakat maupun tenaga kesehatan .
Osteoporosis salah satunya terjadi dikarenakan proses ketuan dan banyak terjadi pada usia lanjut.Kepadatan tulang puncaknya tercapai pada usia 30 tahun setelah itu akan mengalami penurunan bertahap sampai usia lanjut, karena itulah pentingnya asupan kalsium mulai sejak lahir sampai usia 30 tahun sehingga diharapkan mencapai kepadatan tulang semaksimal mungkin
Osteoporosis ini juga sering disebut dengan silent thief atau pencuri diam-diam dari massa tualang serta silent desease karena pada stadium awal tidak menimbulkan gejala yang nyata ,gambaran radiologis baru jelas setelah penurunan densitas mineral tulang telah lebih dari 30% ,ini yang menyebabkan penderita osteoporosis pada umumnya tidak berkeluhan dan baru akan pergi ke dokter setelah terjadi patah tulang .
Osteoporosis sering datang tanpa gejala namun anda patut waspada apabila timbul gejala sebagai berikut
1. Patah tulang akibat trauma ringan ,patah tulang ini dapat terjadi pada semua tulang tetapi yang paling sering adalah tulang belakang ,tulang pangkal paha,dan tulang pergelangan tangan
2. Tubuh makin pendek ataupun makin membungkuk
3. Nyeri leher dan tulang
4. Sakit punggung
5. Secara kebetulan ditemukan gambaran radiologic yang khas
Di Indonesia pada tahun 2000 ditemuian kasus fraktur osteoporosis sebanyak 227.850 yang membutuhkan biaya pengobatan sebanyak US$ 2,7milyar,pada tahun 2020 diperkirakan kasus yang sama di Indonesia akan mencapai 426.300 dan akan membutuhkan biaya pengobatan sebanyak US$ 3,8 milyar bila dirata –rata biaya yang dibutuhkan 1 kasus fraktur osteoporosis akan memerlukan biaya antara 80 hingga 100 juta rupiah ,biaya ini merupakan gabungan mulai dari awal dipastikan fraktur osteoporosis ,menjalani operasi ,sampai terapi lanjutan yang memakan waktu bertahun-tahun .

sedang bagi anda yang sudah mengalami salah satu jenis penyakit rematik yang dinamakan Rematoid Arthritis (RA) atapun anda mengalami gejala-gejala dari penyakit ini seperti
1. Nyeri sendi pada 3 jari sendi tangan /kaki yang sifatnya simetris kanan/kiri
2. Timbul peradangan, terasa kaku dan terjadi pembengkakan
3. Hilangnya fungsi sendi karena kerusakan tulang dan tulang rawan yang dapat berujung pada kecatatan
Di Indonesia sendiri presentasi kejadian RA mencapai 30% dimana 14% sudah terdiagnosa sedangkan sisanya belum terdeteksi .data juga menunjukkan bahwa 70% penderita RA akan mengalami kerusakan tulang dan setelah 5 tahun terdiagnosa 40%penderita tidak mampu lagi bekerja dan mengurangi harapan hidup 5-7 tahun
Lalu Apa hubungannya RA dan Osteoporosis ?
Ternyata peradangan yang ditimbulkan dari penyakit RA ini bersifat sistemik tidak hanya mempengaruhi sendi tapi juga seluruh tubuh ,zat yang menimbulkan peradangan (IL-6) ternyata mampu menyebabkan erosi tulang ,(IL-6) ini bersifat menghambat zat pembentukan tulang dan mengaktifkan zat yang menyebabkan kerusakan tidak hanya di tulang rawan tapi juga tulang di seluruh tubuh sehingga RA ini juga mampu menyebabkan Osteoporosis selain itu pada penderita RA terjadi peningkatan kadar protein C reaktif (CRP) peningkatan CRP ini mampu meningkatkan resiko penyakit Kardiovaskular,IL-6 ini juga menggangu penyerapan zat besi dari makanan dan pelepasan zat besi dari simpanan makrofag sehingga anemia dan kelelahan 30% penderita RA
Lalu bagaimanakah anda mengetahui kondisi kepadatan tulang anda apalagi bagi anda yang sudah diatas umur 30 tahun hal ini sangatlah penting .
Screening Osteoporosis merupakan salah satu cara paling sederhana ,mudah,dan cepat dilakukan untuk mengetahui dimana level kepadatan tulang ,dengan memeriksa kaki maka akan didapatkan angka yang menunjukkan dimana level keropos anda.
Setelah anda melakukan screening untuk memastikan lebih akurat maka pemeriksaan BMD dapat dilakukan ,dengan BMD akan didapatkan data yang lebih pasti anda berada dalam level keropos yang mana ,apabila anda dalam level merah maka anda harus sangat berhati-hati karena itu menunjukkan level keropos yang tinggi sehingga akan mudah terjadi fraktur walaupun hanya benturan kecil ,
Pemberian infuse keropos sangat diperlukan bagi anda yang sudah dalam level merah selain tambahan supplement kalsium.
bagi anda yang menderita RA ataupun mengalami gejala RA haruslah waspada seperti yang dijelaskan diatas karena sifatnya yang sistemik sehingga mampu mempengaruhi seluruh organ tubuh ,namun dengan penemuan obat baru seperti anti IL-6 penderita RA mampu memanage dan juga mencegah komplikasi yang berlanjut yang tidak hanya terjadi Osteoporosis,namun anemia ,kelelahan dan penyakit jantung

NYERI LEHER DAN NYERI PUNGGUNG BAWAH

Leher atau tulang servical merupakan tulang yang paling penting dalam menyangga kepala dan memungkinkan gerakan leher sepenuhnya.
Tulang leher terdiri dari tujuh tulang vertebra dengan bantalan lunak (cakram)antara masing masing tulang.Terdapat banyal struktur dalam leher yang bisa menyebabkan sakit dan nyeri leher
Antara lain :
 Penyebab postural adalah salah satu penyebab umum nyeri leher postur leher yang terlalu lama pada posisi yang tidak wajar,seperti tertidur disofa atau terlalu lama bekerja pada computer (khususnya dengan menggunakan laptop) dengan menyondongkan leher ke depan
 Ketegangan –ketegangan otot hal ini terjadi apabila otot-otot leher digunakan secara berlebihan karena otot –otot bagian belakang leher merupakan otot yang peka dan mudah ditegangkan oleh aktivitas aktivitas harian apabila didiamkan halini dapat mengarah pada nyeri kronis hal yeng memperberat adalah berbaring dengan postur tubuh yang salah
 Trauma hal ini sering terjadi dalam sebuah kecelakaan sentakan yang terjadi kedepan dan kebelakang hal ini mampu merobek jaringan lunak seperti otot dan ligament dari leher luka parah dapat menimbulkan patah tulang ataupun dislokasi di leher apabila sampai mengganggu bahkan merusak sum sum tulang belakang maka dapat menyebabkan kelumpuhan
 Arthritis bertambahnya usia sendi sendi leherpun akan mengalami kemunduran hal ini akan mengarah penyakit rematik seperti
Osteoarthritis yang disebabkan karena pengikisan dari sendi sendi antara tulang-tulang dari leher hal ini akan menyebabkan nyeri yang menyebar ke pundak atau antara tulang-tulag belikat
Rheumathoid Arthritis biasanya diawali dengan tanda munculnya kekakuan dan peradangan pada sendi terutama jari tangan dan kaki kelemahan,kehilangan mobilitas,dan deformitas atau kelainan bentuk bila didiamkan maka hal tersebut akan menyebabkan kehancuran dari sendi sendi yang terkena
Ankylosing spondylitis rematik ini sangat mempengaruhi tulang belakang dimulai dari punggung bagian bawah dan lama kelamaan akan menjalar ke punggung bagian atas dan leher
 Gangguan pada bantalan sendi
Syaraf terjepit bertambahnya usia menyebabkan bantalan-bantalan antara vertebra dan spine mulai mongering ini menyebabkan sempitnya ruang-ruang dalam kolom tulangb belakang dimana merupkan tempat syaraf-syaraf keluar
 Osteoporosis penyakit ini merupakan penyakit yang ditandai dengan adanya pengeroposan tulang paling umum pada wanita wanita selama dan setelah menopause gejala gejalanya tidak diketahui pada awalnya namun proses penyakit semakin berjalan dan mampu menyebabkan patah tulang bisa di tulang belakang tulang pangkal paha dan pergelangan tangan.
Nyeri punggung bawah
 Nyeri punggung bawah adalah nyeri yang dirasakan didaerah punggung bawah,dapat berupa nyeri lokal (inflamasi) mauapun nyeri yang menjalar ataupun bisa terjadi keduanya keluhan ini merupakan bentuk dari gejala dan bukan merupakan penyakit yang spesifik
 Tulang belakang sendiri terletak di belakang tubuh yang memanjang dari leher, punggung atas (dibelakang dada), punggung bawah, sampai tulang ekor.Nyeri tulang belakang dapat disebabkan oleh beberapa kondisi: rasa nyeri di otot dan ligamen yang berhubungan dengan tulang belakang, peradangan pada sendi tulang belakang, degenerasi bantalan tulang belakang, tulang yang patah akibat trauma (kecelakaan), tulang keropos, tumor dan infeksi di tulang belakang. Penelitian menunjukkan bahwa hampir 85 % penduduk dunia pernah menderita gangguan nyeri pada tulang belakang paling tidak satu kali selama hidupnya.
 Keluhan awal yang dirasakan dapat seperti rasa ditusuk/tajam dan linu sebaliknya apabila sudah berat tentu saja keluhan sudah mampu menggangu aktivitas sehari-hari bahkan dapat terjadi kelemahan anggota gerak (kaki dan tangan )nyeripun dapat menjalar ke anggota gerak sampai timbul mati rasa.
 Rasa nyeri yang tidak diobati dapat mengganggu proses penyembuhan dengan mempengaruhi sistem kekebalan tubuh dan menyebabkan hasil yang tidak dikehendaki. Dalam kasus nyeri punggung, ketidaknyamanan dapat menghambat proses rehabilitasi dengan mengganggu latihan dan meningkatkan resiko tekanan psikologis

Untuk keterangan lebih lanjut hubungi KLINIK CARITAS Jl.Pakuningartan no 19
Phone 0274-512033

PENGOBATAN TERAPI KHELASI MANFAAT DAN FUNGSINYA

Penyakit jantung koroner (PJK) timbul dikarenakan aliran darah yang terhambat yang mengakibatkan suplai oksigen dan zat-zat yang penting lainnya yang memelihara otot jantung terganggu,aliran darah sendiri sangat dipengaruhi oleh kondisi pembuluh darah.
Kadar kolestrol yang tinggi ,anda merokok dan mempunyai tekanan darah tinggi bisa menyebabkan terjadinya pengerasan di pembuluh darah,sehingga hal ini makin mempercepat proses terjadinya penyakit Jantung Koroner (PJK)
Pemasangan stent sekarang sering dan banyak dilakukan untuk mengatasi penyakit Jantung koroner padahal tindakan ini hanya mengobati titik tertentu pada bagian pembuluh darah yang sempit padahal pada PJK kejadian penyempitan tidak hanya di satu titik ,penyempitan dapat terjadi di sepanjang pembuluh darah .untuk satu stent saja anda harus mengeluarkan 27 juta rupiah itu belum termasuk tindakan dan perawatan pasca operasi .
Selain mahal ternyata tidak ada jaminan bahwa tidak akan ada lagi penyumbatan pembuluh darah di tempat lain dan tindakan ini beberapa peneliti mengatakan pemasangan stent tidak menyelamatkan hidup atau menjaga pasien dari serangan jantung
Therapi Khelasi adalah pengobatan secara intravena dengan menggunakan cairan yang tediri dari asam amino sintetic khusus, EDTA yang dibentuk dari protein makanan ,(Ethylene diamine tetra –acetic acid ).Mineral dan vitamin yang diberikan secara serial dan bertahap dapat mengurangi plak di pembuluh darah dan timbunan mineral yang berbahaya dikeluarkan melalui ginjal (air seni).Terapi Khelasi juga mengandung mineral-mineral dan vitamin-vitamin yang sangat berguna bagi tubuh karena berfungsi sebagai antioksidan dan memperbaiki sirkulasi pembuluh darah mencegah terjadinya pengerasan dinding pembuluh darah .atau secara tidak langsung terapi khelasi ini memperbaiki kondisi pembuluh darah yang semakin tidak elastic karena factor usia ,asupan makanan yang memperburuk kondisi pembuluh darah ,karena perilaku hidup yang tidak sehat.
Pembuluh darah merupakan factor penting didalam tubuh karena merupakan tempat disalurkannya oksigen sari-sari makanan ke sluruh tubuh bahkan ke organ organ vital .bisa dibayangkan bahayanya jika pembuluh darah sampai rusak bahkan tersumbat maka penyakit berbahaya seperti jantung koroner bahkan stroke dapat terjadi
Therapy khelasi ini mempunyai manfaat yaitu memperbaiki funsi jantung, mencegah timbulnya timbunan lemak terutama di pembuluh darah,mampu menurunkan kadar kolestrol dalam darah ,menurunkan tekanan darah ,mengencerkan darah yang membeku,therapy Khelasi ini juga mempunyai efek anti aging ,mempercepat penyembuhan ganggren pada diabetes ,menurunkan kebutuhan dosis insulin pada penderita Diabetes,menurunkan kejadian serangan jantung dan sroke ,serta mampu memperbaiki ingatan

PENYAKIT JANTUNG KORONER TIDAK HARUS DIOPERASI

Aliran darah yang terhambat dan mengakibatkan suplai oksigen dan zat-zat penting lainnya yang memelihara otot jantung terganggu factor resiko pengerasan pembuluh darah (aterosklerosis )seperti kadar kolestrol tinggi merokok dan tekanan darah tinggi dll dapat mempercepat proses terjadinya penyakit jantung koroner (PJK)
Hal ini terjadi apabila suplai oksigen tidak mencukupi kebutuhan yang diperlukan mutlak oleh otot jantung baik pada aktivitas rutin sehari-hari (bangun tidur,mengambil air dengan gayung saat mandi )atau pada saat aktivitas/beban tubuh yang berlebih (stress,olahraga berat, makan dengan porsi besar ) rasa sakit pada dada akibat PJK dalam istilah kedokterannya disebut angina pectoris .angina pectoris disebut stabil (stable angina pectoris ) apabila rasa sakit dada sifatnya hanya timbul kadang-kadang saja pada saat aktivitas berat dan tidak bertambah selang beberapa saat.pemicu robeknya pembuluh darah koroner jantung pada kasus ini,yakni aktivitas tubuh berlebih (olahraga berat seperti tennis,lari cepat,stress berat )makan hidangan berlebih .kejadian ini disebut serangan jantung koroner akut (acut myocardial infarction /AMI ) .
Tanda-tandanya adalah rasa sakit hebat yang timbul pada dada kiri tengah dapat menjalar sampai ke pundak/tangan kiri,leher dan rahang bawah dan atau perut atas disertai keringat dingin .pasien dengan serangan akut jantung koroner harus dibawa segera ke RS yang menyediakan pelayanan kardiologi lengkap .
Sumbatan pada pembuluh darah koroner harus segera disingkirkan dalam waktu empat jam setelah kejadian .sebab setelah empat jam tersumbat jaringan otot jantung akan rusak.di RS tersebut akan dilakukan pemeriksaan untuk mendeteksi pembuluh darah koroner dengan menggunakan kateter yakni selang pipa kecil yang dimasukkan lewat pembuluh darah arteri dipaha atau lengan .

CINCIN
Setelah letak sumbatan dideteksi biasanya akan segera dilakukan percutaneous transluminal coronary angioplasty (PTCA ) dengan pemasangan stent atau yang sering disebut cincin .biasanya setelah tindakan ini berhasil dilakukan ,rasa nyeri hebat segera reda tetapi pasien masih harus dirawat di ICU beberapa saat sampai situasi stabil sebelum dapat dipindahkan ke ruang rawat biasa kemudian diperbolehkan pulang ,tetapi tidak serta merta seperti yang banyak terjadi pada semua pasien PJK dengan keluhan angina pectoris stabil harus dilakukan tindakan kateter/balonisasi dan diikuti pemasangan stent,karena tidak akan menguntungkan pasien selain tindakannya beresiko dan biaya tindakan yang relative mahal ,prosedur ini hanya mengurangi rasa sakit saja dan hanya mengobati titik tertentu pada bagian pembuluh darah yang sempit
Sedangkan pada PJK biasanya sepanjang pembuluh darah koroner terkena aterosklerosis dan tidak disatu titik saja,sedangkan terapi konservatif dengan pemberian agresif obat-obatan akan mengobati dan memperbaiki seluruh pembuluh darah yang terkena aterosklerosis tidak hanya di jantung tetapi diseluruh tubuh juga “saat ini lebih dari 6 juta orang di dunia yang telah dipasang cincin bersalut obat (Drud Eluting Stent –DES-) .namun manfaat dan keselamatan jiwanya untuk jangka panjang belum diketahui “tutur Prof salim Yusuf dari McMaster University pada World Conggress Cardiology di Barcelona 2006
Studi menganalisis terbesar dan terakhir yang dilakukan oleh Henderson dan Hueb (2003) menunjukkan ,terapi konservatif yakni terapi pengobatan agresif pada pasien –pasien dengan stable angina lebih menguntungkan dari pada di PTCA dan dipasang Stent .setelah pengamatan beberapa tahun tidak ada kelebihan/keuntungan terapi tindakan PTCA dan pemasangan stent pada pasien pasien dengan stable angina apabila dibandingkan dengan pasien dengan stable angina yang hanya diberikan terapi obat-obatan
Atas dasar data dan pengetahuan ini tidak semua penyakit jantung koroner harus diakhiri dengan operasi bypass ataupun pemasangan cincin di pembuluh darah .Hanya untuk kasus yang mengalami kegawatdaruratan tertentu saja hal itu harus dilakukan dan mendapatkan hasil yang maksimal ,sementara untuk pasien yang tidak mengalami hal itu obat-obatan yang agresif sudah memberikan hasil yang bagus. Sayangnya banyak kalangan memilih untuk melakukan pemasangan cincin ketimbang pemberian obat yang intensif
Guru besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Sjukri karim dan Frans Santosa keduanya ahli jantung dan pembuluh darah SP baru –baru ini mengatakan pemasangan stent yang marak dilakukan dokter –dokter Indonesia membutuhkan biaya yang tidak sedikit untuk satu stent ,harus mengeluarkan dana US $ 3.000(Rp 27 juta ) belum termasuk biaya operasi dan hanya satu stent seringkali stent harus dipasang di 3-4 tempat sehingga biaya yang harus dikeluarkan mencapai ratusan juta ,selain mahal tidak ada jaminan bahwa tidak akan ada lagi penyumbatan pembuluh darah di tempat lain .juga ada resiko yang dialami pasien bila stent dipasang secara permanen di tubuh ,pemasangan stent ternyata bisa merusak pembuluh darah sehingga terjadi penggumpalan darah dan hal ini coba diatasi dengan melapisi stent dengan obat jenis anti pembekuan darah atau DES dan ternyata DES ini bisa menyebabkan alergi sehingga bisa menyumbat kembali “kata Sjukri mantan direktur RS Jantung Harapan Kita ini. Pemasangan stent hendaknya dilakukan bila terdapat keluhan unstable angina pectoris penyumbatan pembuluh darah koroner yang significant tetapi sekarang banyak penyumbatan baru 30% sudah dipasang stent
Dalam sebuah penelitian yang dilansir AP baru-baru ini menegaskan tidak ada manfaat jangka panjang yang didapat dengan pemasangan stent .penelitian yang dipimpin Dr Wiliam Boden dari Buffalo General Hospital di New York menegaskan Angioplasty (pemasangan stent) tidak menyelamatkan hidup atau menjaga pasien dari serangan jantung pada pasien dengan kasus non emergency .”selama 5 tahun tidak ada hasil yang significant “kata William boden

KETERANGAN LEBIH LANJUT DAPAT MENGHUBUNGI KLINIK CARITAS JL.PAKUNINGRATAN NO 19 PHONE 0274-512033